Biografi Andik Vermansyah, Dari Susah Jadi Sukses

Pemain sepak bola kelahiran Jember yang satu ini merupakan pemain sepak bola Indonesia yang sudah tidak asing di kalangan penggemar sepak bola Indonesia. Pada biografi Andik Vermansyah, mencatat ia telah tampil di beberapa klub seperti SSB Suryanaga, Persebaya Surabaya, Timnas U-23, Madura United bahkan di tingkat Internasional yaitu Selangor FA dan Kaedah FA.

Andik merupakan pemain sepak bola yang lincah dan pandai mencetak gol. Karena kemampuannya, Andik pernah dijuluki Messi dari Indonesia. Sampai saat ini, Andik Vermansyah tetap dikenal sebagai salah satu pemain sepak bola terbaik di Indonesia.

Kisah Masa Kecil Andik Vermansyah

Kesuksesan Andik Vermansyah tidak didapatkan secara instan. Andik Vermansyah lahir dari keluarga yang kurang berkecukupan. Pada biografi Andik Vermansyah, diceritakan ayahnya memiliki pekerjaannya sebagai kuli bangunan, Andik terpaksa harus bekerja serabutan untuk membantu keluarganya.

Demi membantu perekonomian keluarga, Andik ikut berjualan gorengan yang ia jual di kampung lain, ia juga pernah menjual koran, mengamen hingga menjual es. Andik sering menjual es di area stadion 10 Nopember, hal ini ia lakukan karena ia ingin mengumpulkan uang untuk membeli sepatu sepak bola.

See also  Pemain Sepak Bola Tersambar Petir

Asal Mula Memasuki Dunia Sepak Bola

Andik mulai menekuni dunia sepak bola saat dirinya diberi tawaran untuk bersekolah gratis di SSB Suryanaga. Rudi sebagai pelatih SSB Suryanaga melihat adanya potensial Andik Vermansyah sebagai pemain sepak bola yang sukses akhirnya memberikan penawaran tersebut yang tentu saja diterima oleh Andik.

Hasil didikan dari SSB Suryanaga membuat Andik berhasil masuk ke Persebaya U-18. Ia bahkan berhasil memenangkan kejuaraan Liga Pemuda Jawa Timur bersama Persebaya U-18 dan mendapatkan medali emas Porprov Jatim I pada tahun 2007. Kemenangan ini membuatnya diberi tawaran kontrak oleh Persebaya Surabaya. Di usianya yang ke 17 tahun, Andik berhasil menjadi tim utama Persebaya Surabaya.

Nama Andik semakin dikenal setelah ia mengikuti pertandingan Sea Games di tahun 2011. Berkat ketekunan dan kemampuannya ia berhasil mengikuti pertandingan Sea Games hanya dalam kurun waktu 2 tahun berlatih di Persebaya Surabaya.

See also  Pencetak Gol Terbanyak Liverpool Sepanjang Masa

Menolak Tawaran Amerika

Berkat penampilan Andik Vermansyah yang dikenal sebagai salah satu pemain sepak bola terbaik, Andik tentu saja sempat dilirik dan diberi tawaran oleh klub sepak bola internasional. Beberapa klub sepak bola internasional yang pernah menyodorkan tawaran adalah dari Malaysia, Jepang dan Amerika.

Setelah mempertimbangkan beberapa tawaran tersebut, Andik memilih untuk mengembangkan karirnya di Malaysia. Di tahun 2014, Andik Vermansyah masuk klub Selangor FA. Ia mendapatkan posisi penyerang di klub Selangor FA. Meski sempat menyesal karena menolak tawaran dari klub Amerika, Andik tetap bermain layaknya pemain sepak bola profesional lainnya.

Pada tahun 2018, Andik keluar dari Selangor FA dan menjalin kontrak dengan Kaedah FA yang merupakan salah satu klub sepak bola di Malaysia. Meski karir Andik di Kedah FA tidak terlalu lama, Andik telah ikut dalam 13 pertandingan Liga Super Malaysia dan berhasil meraih 2 gol.

Setelah keluar dari klub Kaedah FA, Andik kembali ke Indonesia. Andik berujar jika dirinya ingin lebih fokus ke Timnas Indonesia. Saat ini Andik tengah berada di klub Bhayangkara Solo FC dengan posisi sebagai striker.

Kesuksesan Andik Vermansyah

Kesuksesan Andik Vermansyah dalam dunia sepak bola sangatlah tinggi. Andik Vermansyah telah banyak menghasilkan segudang prestasi untuk sepak bola Indonesia setelah berkarir selama 14 tahun di dunia sepak bola. Kesuksesannya sebagai pemain sepak bola dapat dilihat dari gaji yang ia terima sebagai pemain sepak Bola.

See also  Penerima Gaji Pemain Sepak Bola Termahal di Dunia

Madura United sendiri mengungkapkan Andik Vermansyah merupakan pemain sepak bola dengan bayaran tertinggi. Bahkan Andik berhasil mengantongi 1,1 miliar untuk kontraknya selama di Kedah FA. Meski dengan bayaran yang cukup tinggi, karena kemampuannya Andik tetap dilirik oleh berbagai macam klub sepak bola belahan dunia.

Kesuksesan karir Andik tetap menjadikan Andik sebagai orang yang ramah dan rendah hati. Dia bahkan mengaku masih senang berbelanja pakaian yang tidak bermerek. Dari biografi Andik Vermansyah, terlihat bahwa hasil dari kesuksesannya sendiri tidak lepas dari kerja kerasnya yang telah ia lalui sejak usia  muda.

You May Also Like

About the Author: Haneru Hikaru